);

 

Annise Herbal adalah pengobatan atau perawatan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang terdiri dari Herbal Aromaterapi yang murni yang dicampur dengan Extra Virgin Olive Oil, Wheat Germ Oil, Calendula Oil, dll. tanpa menggunakan campuran zat-zat kimia lainnya. Pengobatan dapat dilaksanakan sendiri oleh klien dirumah setelah konsultasi dan diberitahukan cara penggunaannya.

Klinik Annise Herbal menggunakan lebih dari 60 macam Herbal Aromatherapy pilihan yang berasal dari berbagai Negara yang memenuhi Stardard International. Di Klinik Annise, Formula dari Produk yang diberikan berdasarkan Keluhan Klien pada saat konsultasi sehingga keluhan dapat diatasi berdasarkan hasil konsultasi yang dilakukan.

 

DIET SEHAT SESUAI GOLONGAN DARAH

1.  Golongan Darah O

Hindari : Semua daging yang diproses secara komersial, Daging Asap / babi, Ikan Lele, Ikan Salem (asin/asap), Cumi – cumi, Telur (angsa/puyuh), Es Krim, Sus (sapi/kambing), Yoghurt, Kelapa, Jagung, Kacang Tanah, Kedelai, Kacang Mede, Kacang Merah, Lidah buaya, kembang Kol, Mentimun, Jamur, Sawi, Zaitun, Kentang, Avokad, Pare, Melon, Kiwi, Jeruk, Cuka, Kopi, Soda, Teh Hitam.

Bermanfaat : Daging merah organik tanpa lemak, ikan tuna/nila, rumput laut, bawang putih, nanas, kunyit, teh hijau, minyak zaitun, pisang, mangga, ubi jalar, lobak cina, salada, buncis, biji labu kuning, kacang buncis, jambu biji, jahe.

 

2. Golongan Darah A

Hindari : Semua daging yang diproses secara komersial, Daging asap/ham/babi, sapi, kerbau, bebek, kambing, angsa, jantung (sapi), kuda, domba (muda/dewasa), hati (sapi muda), burung puyuh, kelinci, rusa, ikan teri, ikan lele, kepiting, belut, lobster, kerang, ikan salem (asap), udang, cumi-cumi, mentega, es krim, susu (sapi), kelapa, jagung, kacang tanah, kacang mede, kacang merah, kol, terung, zaitun, paprika, acar, kentang, ubi jalar, tomat, pisang, pare, mangga, melon, pepaya, saus tomat, mayones, lada, cuka, soda, teh hitam.

Bermanfaat : Makan yang berbahan dasar kedelai, ikan msa/kakap  merah/salem/sardin, minyak zaitun, bawang putih, teh hijau, kacang tanah, mentega, kulit gandum, labu kuning, wortel, lidah buaya, jeruk nipis, ginseng, kopi biasa.

 

3. Golongan Darah B

Hindari : Semua daging yang diproses komersial, Daging asap/ham/babi, ayam, bebek, angsa, jantung (sapi muda), burung puyuh, penyu, ikan teri, kepiting, belut, kodok, lobster, kerang, gurita, udang, telur (bebek/angsa/puyuh), es krim, kelapa, jagung, kacang tanah, kedelai, kacang mede, kacang hijau, susu kedelai, tempe, tahu, tomat, pare, belimbing, yepung jagung, saus tomat, kecap, lada, soda.

Bermanfaat : Daging merah organik tanpa lemak, yoghurt, minyak zaitun, brokoli, bawang bombai, kunyit, teh hijau, kelinci, rusa, ikan krapu/salem, buncis, kacang merah, tepung oat, gandum oat, sawi, terung, wortel manis, paprika, ubi jalar, pisang, anggur, pepaya, ginseng.

 

4. Golongan Darah AB

Hindari : Semua daging yang diproses komersial, Daging asap/ham/babi, sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, jantung (sapi muda), kuda, penyu, rusa, ikan teri, keong, kepiting, belut, lodok, lobster, gurita, tiram, udang, es krim, keju permesan, kelapa, jagung, wijen, kacang hitam, kacang merah, kacang hijau/kecambah, jamur, zaitun (hitam), paprika, acar, pisang, pare, jambu biji, mangga, jeruk (biasa), kesemek, delima, belimbing, saus tomat, lada, acar, tapioka, cuka, kopi, soda, teh hitam.

Bermanfaat : Kacang kedelai, ikan salem/sarden/kakap/kerapu, yoghurt, minyak zaitun, brokoli, bawang bombay, kunyit, teh hijau, kalkun, kelinci, domba kecil, telur ayam, kacang tanah, wortel, ubi jalar, seledri, mentimun, semangka, kiwi, ginseng.

 

 

Testimoni Irma Enggarwati Karyawati PU Pengairan Prov. Jatim di UPT PSAWS Sampean Baru Bondowoso.

Irma-Enggarwati_testimoni
Irma-Enggarwati_testimoni

Saya mempunyai seorang anak laki-laki sekarang umurnya sudah 4 tahun. Ketika dia berusia 6 bulan, anak saya terserang penyakit batuk yang cukup lama ± 1 bulan dan menurut dokter anak saya terkena batuk alergi. Setelah itu batuknya tidak pernah kambuh lagi. Tapi ketika dia berumur 2,5 tahun penyakit batuknya malah sering kambuh dan hampir tiap bulan saya pergi ke dokter spesialis anak dan menurut dokter anak tersebut anak saya terkena penyakit batuk alergi. Saya disarankan untuk tidak memberikan makanan berupa ikan laut, ayam, telur dan buah yang bergetah serta disarankan untuk mengganti susunya dengan susu berbahan kedelai (soya) dan mengganti semua peralatan tidurnya dengan yang bahan yang tidak terbuat dari kapuk.

Semua saran dari dokter sudah saya laksanakan tetapi tetap saja batuknya masih sering kambuh. Demikian juga pengobatan dengan cara tradisional sudah saya coba (seperti

meminumkan perasan kencur dan racikan gula batu dengan kembang belimbing wuluh) dan tetap tidak ada hasilnya. Sampai akhirnya pada pertengahan april 2010 anak saya menderita batuk lagi sampai obat dari dokter habis batuknya masih belum kunjung sembuh. Ini berlangsung selama 2 bulan dan menurut perkiraan keluarga saya, anak saya terserang batuk 100 hari dan setelah 100 hari maka batuknya akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi setelah 100 hari batuknya belum juga sembuh.

Saya memutuskan untuk mengobati anak saya dengan dua cara yaitu dengan pengobatan alternative dan juga memeriksakan ke THT. Hasilnya tetap sama batuknya tak juga sembuh. Akhirnya dari dokter THT dirujuk lagi ke spesialis anak. Dari hasil rongsen

dokter mengatakan anak saya mengidap bronchitis akut dan mengharuskan untuk minum obat selama 6 bulan (mirip penyembuhan untuk penderita TBC). Waktu itu semua keluarga saya shock karena memang dari keluarga kami tidak pernah ada yang mengidap penyakit tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk membawa anak saya ke spesialis paru dan dari pemeriksaan yang telah dilakukan anak saya menderita bronchitis alergi dan tidak memerlukan pengobatan selama 6 bulan.

Dari situ akhirnya saya mulai mencari di internet pengobatan alternative untuk penyakit anak saya. Dan Alhamdulillah mungkin doa2 saya sudah didengar oleh Allah SWT, saya menemukan Annise Herbal. Setelah saya baca2 dan juga dari testimony penderita yang sudah menggunakan Annise Herbal saya memberanikan diri untuk mencoba produk ini karena penggunaan obat ini adalah penggunaan obat luar (bukan dininum), dengan alasan inilah saya berani untuk mencoba.

Alhamdulillah setelah 2 minggu saya pakai sudah ada perubahan pada anak saya. Batuknya sudah mulai berkurang dan pagi hari anak saya selalu muntah (riak/dahak), ini berlangsung selama beberapa hari. Dengan rutin menggunakan obat ini sesuai petunjuk penggunaan yang benar alhamdulillah anak saya sekarang sudah sehat meskipun kadang masih batuk tetapi tidak separah dulu. Sampai hari ini saya tetap menggunakan Annise Herbal dan tidak lagi tergantung pada obat2an. Berat badan anak saya meningkat. Dan saya sudah berani memberikan makanan yang selama ini dilarang diberikan oleh dokter. Tapi tentunya tidak tiap hari saya memberikannya.

_______________________________________________________

 

Liputan6.com, Jakarta Rasa cemas kerap muncul jika Anda menghadapi situasi yang tidak diketahui atau jarang terjadi. Jika mengalami kecemasan, Anda akan mulai berkeringat, tangan gemetar, denyut jantung tinggi, dan merasa takut. Namun, Anda tidak usah khawatir karena rasa cemas bisa diatasi.

Dilansir step to health, Selasa (27/2/2018), rasa cemas bisa diatasi dengan mengonsumsi beberapa obat herbal. Berikut adalah lima obat herbal yang dapat membuat Anda lebih tenang ketika rasa cemas melanda.

1. Teh lavender

Bunga yang harum ini memang memiliki sifat penenang yang baik guna mengatasi rasa cemas. Tak hanya itu, aromanya yang nikmat dapat melegakan sistem saraf. Anda yang mengalami insomnia pun baik untuk bisa mengonsumsi teh ini.

Anda dapat meminum teh lavender kering yang ditambahkan dengan satu sendok teh madu. Minum teh ini saat Anda merasa gugup dan lakukan ini paling tidak dua kali sehari.

2. Teh passiflora

Tak hanya indah, bunga ini memiliki khasiat yang baik bagi keseimbangan emosi Anda. Efek sedatif yang terkandung dalam passiflora dapat membantu koordinasi sistem saraf dalam mengatasi rasa cemas atau gugup.

Selain itu, senyawa yang terkandung di dalamnya dapat mengurangi produksi hormon stres. Anda dapat meminum teh passiflora dua gelas setiap harinya, terutama saat rasa cemas melanda.

3. Teh selada air

Selain untuk sayuran, selada air pun dapat direbus menjadi teh. Minuman ini dipercaya dapat menghilangkan racun dalam tubuh melalui sifat detoksifikasi dan antiinflamasi yang dimilikinya.

Tak hanya itu, teh selada air pun memiliki efek menenangkan stres, gugup, bahkan gangguan tidur. Anda dapat meminum teh selada air saat merasa cemas atau gugup.

4. Teh oregano

Mungkin Anda sering menemukan bahan makanan ini pada masakan khas Italia. Namun, jika dibuat teh, oregano dipercaya dapat menjadi antibiotik dan analgesik alami. Hal ini dapat berguna untuk menenangkan kegugupan, mengatasi insomnia dan kegelisahan.

Senyawa yang terkandung dalam oregano dapat mengatur aktivitas sistem saraf. Hal ini akan membuat Anda menjadi tidak mudah gemetar, tersinggung, dan takut. Anda dapat menikmati teh oregano di tengah hari dan sebelum tidur.

5. Teh lemon balm

Segelas teh lemon balm dapat menjadi obat menenangkan yang dapat mengendalikan ketidakseimbangan, tekanan, dan kesulitan tidur. Selain itu, efek analgesik yang terkandung dalam teh lemon balm dapat mengurangi sakit kepala akibat rasa cemas.

Anda dapat mengonsumsi teh lemon balm ini saat rasa cemas mulai muncul. Minumlah dua hingga tiga kali sehari.

http://health.liputan6.com/read/3325703/5-teh-herbal-penggugur-rasa-cemas-berlebihan